Manfaat Urea untuk Kambing

4 Manfaat Urea untuk Kambing

Diposting pada

Biasanya, urea dijadikan sebagai pupuk dalam bidang pertanian untuk mendongkrak percepatan panen.

Namun, ternyata bahan urea juga bisa dimanfaatkan sebagai tambahan vitamin pada pakan ternak, misalnya saja seperti kambing. Lalu, apa sih manfaat urea untuk kambing?

Sebenarnya, kaitan urea dengan pakan ternak kambing sendiri lebih kepada campuran pakannya sebagai suplemen untuk menunjang berbagai proses metabolisme saat pakan masuk ke dalam tubuh hewan ternak.

Karena, dalam hal ini urea sendiri merupakan senyawa nitrogen non-protein. Dimana, urea dijadikan sebagai salah satu aspek dalam menunjang pertumbuhan ternak kambing melalui pakannya.

Selain itu, kandungan nitrogen yang ada pada urea, dimanfaatkan sebagai penunjang produksi protein oleh mikroba yang tinggal pada rumen.

Itulah mengapa kandungan senyawa di dalam urea sangat bagus jika digunakan sebagai campuran pakan ternak kambing.

Bahkan, kotoran kambing yang pada pakannya sudah tercampur urea memiliki berbagai kandungan amonia tinggi (dibanding tanpa urea) yang sudah barang tentu akan efektif sebagai pupuk organik.

Nah, untuk mengobati rasa penasaran, berikut adalah beberapa manfaat rinci dari urea untuk pakan ternak kambing.

1. Membantu Proses Pencernaan agar Lebih Efisien

Seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi bahwa urea memiliki kandungan senyawa nitrogen non-protein yang mana nantinya akan menunjang metabolisme di dalam tubuh hewan kambing.

Urea yang terkandung pada campuran pakan, akan dikonversi menjadi protein, tentunya melalui proses produksi amonia dan CO2.

Nah, pakan yang masuk di dalam perut hewan yang telah diproses melalui tahapan produksi amonia dan CO2 tersebut, nantinya akan mudah terfermentasi sebagai pemicu produksi protein oleh mikroba.

Dengan kata lain, manfaat urea untuk ternak kambing di sini tak lain halnya sebagai pupuk pada tanaman, yaitu sebagai penunjang proses metabolisme (melalui fermentasi pakan) pada kambing agar lebih lancar sehingga pertumbuhan menjadi lebih maksimal.

Dengan adanya urea, tentu saja fermentasi pakan ternak menjadi lebih lancar sekaligus dipastikan bakal membuat sari makanan lebih mudah terserap oleh tubuh ternak.

Ini menjadi salah satu solusi yang sangat efektif untuk menggemukkan hewan melalui pakan ternak yang dikombinasikan dengan urea sesuai takaran/dosis yang tepat.

Baca juga: Cara Bertani Jagung

2. Menambah Nilai Nutrisi pada Pakan

Selain mempermudah proses pencernaan, tentu saja manfaat urea pada kambing juga akan membantu kambing mendapat nutrisi dari pakan agar lebih lengkap.

Kenapa? Jelas karena urea akan membantu proses lambung pada kambing dalam menstimulasi kandungan mineral maupun protein secara maksimal. Sehingga, nutrisi akan berhasil diproduksi yang diambil dari pakan tersebut secara menyeluruh.

Ini akan memberikan efisiensi dan peningkatan penyerapan nutrisi secara maksimal sehingga produktivitas ternak kambing pun akan ikut meningkat.

semuatahu.web.id, tempat kamu baca pengetahuan umum, informasi seputar teknologi dan hal-hal yang berhubungan dengan kehidupan.

3. Pakan Lebih Mudah Diolah dengan Proses Fermentasi

Selain itu, urea juga memiliki manfaat untuk menjamin proses pengolahan pakan melalui mekanisme fermentasi di dalam sistem pencernaan.

Sebagaimana penjelasan di atas, fermentasi yang dimaksud lebih kepada kinerja urea sendiri yang memfermentasi pakan agar nilai atau kandungan dari pakan yang masuk dalam lambung ternak bisa dengan mudah terproses.

Adanya proses fermentasi oleh urea pada pakan, tentunya akan menunjang metabolisme pencernaan dalam mengambil atau menyerap setiap kandungan protein, mineral, dan berbagai zat yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan ternak kambing.

4. Menghasilkan Kotoran Kambing sebagai Pupuk Berkualitas

Tak cukup menunjang pencernaan secara maksimal saja, manfaat urea untuk kambing pun juga berpengaruh pada kotoran yang dihasilkan oleh kambing tersebut.

Karena memiliki proses yang berkualitas, terutama dalam mekanisme perencanaan maka ampas atau hasil fermentasi yang tak dibutuhkan tubuh pun juga menjadi ampas berupa kotoran kambing yang punya kualitas.

Bukan tanpa sebab mengingat secara tak langsung, kotoran kambing tersebut sudah terbentuk oleh fermentasi urea yang telah diproses saat pakan masuk ke lambung.

Dimana, urea yang memproses pakan akan memfermentasi dengan sempurna pakan kambing tersebut. Dengan demikian, secara tak langsung pun hasil fermentasi berupa ampas pakan (kotoran kambing) kaya akan nitrogen yang sudah bisa digunakan sebagai pupuk.

Apalagi, jika kotoran tersebut nantinya akan diproses kembali dengan fermentasi eksternal, sudah barang tentu dipastikan bakal menjadi pupuk yang benar-benar berkualitas unggul.

Jadi, selain mendapatkan kualitas kambing yang produktif, tentu saja kotorannya pun bisa dijadikan pupuk yang sangat bermanfaat untuk pertanian.

Keempat manfaat urea di atas, jelas sangat efektif dijadikan sebagai campuran pakan kambing untuk menunjang proses pertumbuhan serta produktivitas.

Namun, itu semua jika urea digunakan dalam dosis atau takaran yang pas. Mengingat, bila penggunaannya tidak sesuai, justru akan memicu kerusakan sistem pencernaan karena kandungan senyawa nitrogen non-protein dalam urea tak mampu dicerna oleh mikroba yang terbatas jumlahnya.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan UMMB untuk Ternak

Maka dari itu, selain beberapa manfaat dari urea untuk kambing di atas, ada beberapa poin penting untuk penggunaan urea sebagai campuran untuk pakan kambing. Antara lain sebagai berikut :

  1. Pemakaian urea   untuk   pakan   kambing   sebaiknya   tidak   lebih   dari   ⅓ keseluruhan pakan
  2. Dua kali sehari sebaiknya kambing diberi selingan pakan ransum untuk mencegah amonia yang berlebih yang terkandung di dalam urea
  3. Sangat disarankan bahwa untuk penggunaan urea, pastikan tidak melebihi ⅓ dari jumlah kandungan nutrisi atau mineral pada pakan
  4. Sebelum pemberian urea, disarankan untuk memberikan pakan berprotein nabati terlebih dahulu. Selang 3 minggu baru pemberian pakan dicampur dengan urea.
  5. Perlu diketahui bahwa urea hanya memiliki kandungan nitrogen untuk memicu olah protein sehingga untuk menambah kandungan lain, seperti mineral, vitamin, dan energi tentu harus menggunakan pakan lain.
  6. Pastikan pemberian pakan juga harus dalam keadaan steril untuk meminimalisir bakteri jahat.

Dari beberapa poin di atas, tentu saja menjadi aspek penting bagi para peternak kambing dalam menjaga kualitas pakan agar sesuai dengan porsi yang tepat.

Sebab, jika persentase dari pakan dan campuran urea tidak sesuai maka justru bukan manfaat yang didapat, melainkan metabolisme pencernaan ternak kambing akan terganggu mikroba pemroses protein dan kandungan nitrogen dari urea tidak seimbang.

Jika demikian maka sudah pasti kambing akan kelebihan nitrogen yang justru menjadi racun bagi proses pertumbuhan sekaligus produktivitasnya.

Terlepas dari itu, perlu untuk diketahui juga bahwa manfaat utama dari penggunaan urea pada hewan ternak, khususnya dalam hal ini ternak kambing, tentu akan memberikan stimulus yang sangat baik bagi proses pencernaan maupun metabolisme.

Bahkan, berbagai penyakit pun bisa dicegah karena secara tak langsung, kandungan protein dan tercukupi dari proses pencernaan yang lancar, tentu akan menaikkan bobot atau daya imun kambing dari berbagai penyakit.

Jadi, tak perlu diragukan lagi bahwa sudah jelas jika manfaat utama dari campuran urea pada pakan kambing jelas akan memberikan dampak positif sekaligus memberikan keuntungan dari aspek bisnis, terutama bagi para peternak kambing sebagai usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *